Wednesday, 4 December 2013

Kisah Simol Siloper Koran Dan Tukang Sayur Yang Kini Jadi Calon Walikota

KASURAU - 1994. “Ustadz. Ini uangnya. Alhamdulillah, annida dan sabili nya habis semua. Tarbawi dan anak sholeh banyak yang pesan Ustadz. Kalau yang lain kurang laku”. Seperti bIasa, setIap akhir bulan, Simol menjemput majalah edisi baru ke Ustadznya. Sore itu lidah Simol kelu. Ia masih ciut untuk meminjam sebagIan uang setoran itu. Simol butuh uang itu. Amat butuh. Untuk membeli mutoh, mesin gambar. Simol khawatir, kalau jadi Ia membeli mesin itu. Ia bakal banyak mendapat orderan gambar dan tidak bisa mengantarkan majalah lagi. Simol merasa dirinya bukan bagIan dari dakwah lagi. Apalagi Simol belum dapat juga pengganti tugasnya sebagai loper majalah. 

NKRI Sudah Terkepung 13 Pangkalan Militer Amerika Serikat


Dengan kondisi ini, jelas sekali, tidak tersedia waktu banyak bagi elite Indonesia untuk segera mereposisi arah kebijakan luar negeri dan pertahanan Indonesia yang lebih tegas, strategis dalam menyikapi perubahan konstalasi politik di kawasan.
Indonesia juga harus memperkuat TNI sebagai aktor pertahanan yang tugas utamanya adalah untuk melindungi segenap wilayah kedaulatan termasuk kekayaan dan kesejahteraan penduduknya.

Tuesday, 3 December 2013

Yusuf Mansyur: Jilbab ditunda, Kondom dibebaskan...Inna lillahi

Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran, ustadz Yusuf Mansur tak bisa menyembunyikan kekecewaan yang sangat dalam atas kampanye kondomisasi Pekan Kondo Nasional dan penundaan polwan berjilbab.

Presiden dan mantan Presiden PKS saling membuntuti


Usai menggelar Pemilihan Raya (Pemira) Calon Presiden beberapa hari lalu DPD PKS Kab. Semarang melakukan rekapitulasi perolehan suara yang masuk dari 316 kader yang menggunakan hak pilihnya, rangking pertama secara berturut-turut ditempati oleh Anis Matta, Hidayat Nur Wahid, Ahmad Heryawan, Tifatul Sembiring dan Nur Mahmudi Ismail.
Pasca penghitungan perolehan jumlah suara DPD PKS Kab. Semarang mengirimkan kepada DPW Jawa Tengah untuk direkap ditingkat Propinsi. Nama-nama yang masuk lima besar ini nantinya akan ditetapkan oleh Majelis Syuro sebagai Capres dari PKS pertengahan Desember nanti.

Sunday, 1 December 2013

Penjaringan Capres PKS nyaris tak terdengar Media


Selama dua hari sejumlah kader PKS di Kab. Semarang kemarin mengikuti Pemilihan Raya (Pemira) Calon Presiden yang akan diusung menjadi Presiden RI periode 2014-2019. Setiap kader wajib memilih 5 dari 22 nama yang ada dengan cara mencontreng kartu suara layaknya Pemilu, bagi kader PKS Pemira bukanlah hal baru karena setiap momen pencalonan selalu diawali dengan proses penjaringan nama-nama kader untuk kemudian ditetapkan satu nama yang dinilai layak oleh kader serta disepakati di forum Majelis Syuro yang beranggotakan 99 orang.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan